Sabtu, 03 November 2012

Makalah OS Android


                            





OPERASI SISTEM ANDROID
FTIK (Teknik Informatika)
Mata Kuliah Pengantar Teknologi Informasi
Disusun:
Panji Narisworo / G.211.12.0161 / TI
Johansyah / G.211.12.0163 / TI
Dinno Anjyo Pangestikomas / G.211.12.0169/ TI
Daftar isi
          - Pengertian Custom ROM
          - Tujuan Custom ROM
          - Keuntungan & Kelebihan Custom ROM
  • 9. Sumber






Pengertian Android
Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, Samsung dan Nvidia.
Lisensi Apache Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
Sejarah
Kerjasama dengan Android Inc.
Pada Juli 2005, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc sebagai operasi seluler biasa. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux.

2007-2008: Produk awal
Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
22 Oktober 2008 branch HTC Dream merilis telepon selular pertama yang memakai sistem operasi Android. Pada akhir tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18-19 jenis telepon seluler yang menggunakan system operasi Android.


Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email. Seperti layaknya handphone biasa yang belum di dukung berbagai macam fitur.
Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google merilis kembali telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon dengan mudah, dukungan Bluetooth A2DP sehingga transfer dan terima file bisa lebih cepat dari versi sebelumnya, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar yang memungkinkan pengguna tidak mudah bosan menggunakan OS ini, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dan di atur dengan sistem.
Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel lainnya; pengadaan resolusi VWGA.
Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat dari versi sebelumnya, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portable yang mampu berbagi wifi kepada perangkat lain, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market. Dan di versi inilah android mulai beredar banyak di kalangan pasar terutama pasar Indonesia.
Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming) sehingga lebih nyaman menggunakan game pada OS ini, peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. Terutama di rancang khusus untuk tablet.  User Interface pada Honeycomb juga berbeda dari Android versi 2.3 karena sudah didesain khusus untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis.
Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
Dirilis pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru yaitu membuka kunci dengan pengenalan wajah (facelock), jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan social seperti facebook dan twitter, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.
Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android ini ada berbagai macam penambahan fiitur-fitur baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat dan dapat mengembalikan data atau file yang tidak sengaja terhapus. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga.
Fitur
Fitur yang tersedia di Android adalah:
  • Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia. Misal dapat install atau uninstal aplikasi.
  • Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
  • Grafik: dapat membuat grafik 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
  • SQLite: untuk penyimpanan data.
  • Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,
AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
  • GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
  • Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)
  • Quickoffice yang dapat membuka dan membuat tugas tugas seperti Ms.Word, Ms.Power Point, dll.




Cara Instal OS Android
Langkah-langkah:
  1. Ekstrak File Zip Android SDK (Misal belum punya silahkan download aja di Google banyak), kemudian jalankan file SDK MANAGER.EXE.
  1. Akan keluar Jendela Command, tunggu beberapa saat maka aplikasi akan keluar.
  2. Disana kita bisa melihat beberapa Nama-nama Android yang sudah di update, pilih salah satu jenis Android yang ingin anda coba ( Coba salah satu karena tidak bias di jalankan bersamaan sekaligus). Kemudian klik Install Package.
  1. Tunggu beberapa saat, proses download paket Android yang di pilih sedang berjalan. Jika proses installasi telah selesai, maka akan muncul beberapa pemberitahuan yang memberitahukan bahwa Installasi telah selesai di download.
  1. Pilih menu Tools > Manages AVDs. Maka akan keluar Android Virtual Device Manager. Klik New pada pilihan di kanan, kemudian atur dan isi kolom sesuai dengan Jenis Android yang di pilih tadi di awal.
               



  1. Klik sekali pada nama device yang baru di buat lalu klik menu START.
  1. Setelai selesai maka anda bisa melihat tampilan Jenis Android yang ada pilih tadi, pada gambar di bawah ini saya mencoba menggunakan Android 2.3.6.

                    





Keunggulan Android
1. Keterbukaan
Android memberikan akses ke fungsi dasar perangkat mobile menggunakan standar panggilan ke API.
2. Penghancuran perbatasan
Anda dapat menggabungkan informasi dari Internet ke dalam telepon, seperti informasi kontak, atau data pada lokasi geografis untuk mendapatkan kesempatan baru.
3. Kesamaan aplikasi
Dapat berbagi aplikasi dengan perangkat lain tetapi OS yang di pakai harus sama menggunakan Android
4. Cepat dan mudah perkembangan
Dalam SDK memiliki semua yang anda butuhkan untuk membuat dan menjalankan aplikasi Android, termasuk simulator ini instrumen, dan alat debugging maju.Google mengibaratkan Android sebagai sebuah tumpukan software. Setiap lapisan dari tumpukan ini menghimpun beberapa program yang mendukung fungsi-fungsi spesifik dari sistem operasi.
Berikut ini susunan dari lapisan – lapisan tersebut jika di lihat dari lapisan dasar hingga lapisan teratas :
a. Linux Kernel
Tumpukan paling dasar pada arsitektur Android ini adalah kernel.
b. Android Runtime
Lapisan setelah Kernel Linux adalah Android Runtime.Android Runtime ini berisi Core Libraries dan Dalvik Virtual Machine. Core Libraries mencakup serangkaian inti library Java, artinya Android menyertakan satu set library-library dasar yang menyediakan sebagian besar fungsi-fungsi yang ada pada library-library dasar bahasa pemrograman Java.
c. Libraries
Sama dengan Android Runtime, Android juga menyertakan satu set library- library dalam bahasa C/C++ yang digunakan oleh berbagai komponen yang ada pada sistem Android.
d. Application Framework
Lapisan selanjutnya adalah application framework, untuk mencakup program dan untuk mengatur fungsi-fungsi dasar smartphone. Application Framework merupakan serangkaian tool dasar seperti alokasi resource smartphone, aplikasi telepon, pergantian antar – proses atau program, dan pelacakan lokasi fisik telepon.
e. Application
Aplikasi merupakan lapisan paling atas dari keunggulan Android. Di lapisan inilah dapat menemukan fungsi dasar smartphone seperti contoh: menelepon dan mengirim pesan singkat(SMS), menjalankan web browser, mengakses daftar kontak, dll. Bagi rata-rata pengguna, lapisan inilah yang paling sering mereka akses.
KELEBIHAN & KELEMAHAN ANDROID
Kelebihan Handphone Android
  • Multitasking – ponsel Android bisa menjalankan berbagai aplikasi, itu artinya Anda bisa bermain game, dengerin lagu, facebookan,dan browsing.
  • Kemudahan dalam Notifikasi – Setiap ada SMS, Email,notifikasi facebook  atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tak ketinggalan Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
  • Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Play Store. Kalau Anda senang install aplikasi ataupun games, lewat Play Store Anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang siap untuk Anda download di ponsel Android.
  • Pilihan Ponsel yang beranekaragam
  • Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – tak puas dengan tampilan standar Android, jangan khawatir ada banyak Costum ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android. Dengan syarat HP harus sudah di Root(jadi tidak mudah bosan menggunakan HP kalian).
  • Widget –bisa dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah yang ada di homescreen.
  • Google – Terhubung dengan layanan Google sehingga dapat mengecek email dengan mudah dan cepat.
Kekurangan Handphone Android
  • Koneksi Internet yang terus menerus – Dengan koneksi internet yang terus menerus maka handphone jadi boros baterai sehingga akan sering melaukan charge ke handphone, tetapi untuk versi Android 2.2 ke atas koneksi internet bisa di setting dengan mengaktifkan atau menonaktikan nya.
  • Dengan tidak mengaktifkan koneksi internetnya maka HP menjadi seperti HP biasa yang hanya bias untuk mengirim/menerima pesan dan menelepon serta di telpon saja.
  • Iklan – Setiap menjalankan sebuah aplikasi maka akan muncul berbagai macam iklan apalagi dengan mengaktifkan koneksi internet nya.
  • Boros baterai karena setiap aplikasi yang di jalankan, sinyal, RUM yang digunakan akan menggunakan daya baterai. Apalagi sinyal di Indonesia yang belum stabil maka baterai akan mudah habis karena untuk mempertahankan sinyal agar tetap stabil.
ROOT
Fungsi root Android adalah untuk memberi hak penuh kepada pengguna Android untuk dapat masuk ke sistem Android. Dengan melakukan Root, pengguna dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file-file atau data-data yang terletak pada sistem Android yang bila dalam keadaan standar (belum root) file-file tersebut tidak dapat di akses. Bila dianalogikan sistem operasi komputer Windows, fungsi root Android adalah memberikan hak administrator kepada pengguna.
Dengan melakukan root Android tidak serta merta akan menaikkan performa atau kemampuan ponsel Android. Rooting Android sama seperti “membuka pintu” bagi Anda untuk mengembangkan sistem operasi ini.
Kenapa pengembang sistem operasi Android tidak memberikan akses root sejak awal?
Hal ini bertujuan untuk melindungi sistem operasi Android secara keseluruhan. Jika pengguna secara tidak sengaja maupun sengaja mengubah atau menghilangkan satu atau beberapa file sistem, maka dapat menyebabkan kinerja handphone atau tablet menjadi tidak stabil, rusak dan yang paling parah brick atau handphone tidak dapat menyala (Mati Total), oleh karena itu pengembang Android membatasi akses ke file sistem.
Kelebihan Dan Kekurangan Root Android
Kekurangan Root Android:
1.      Garansi handphone hilang
2.     Mudah terserang virus

Keuntungan Root Android:
1.       Dapat Menginstall Aplikasi yang Membutuhkan Akses Root
2.      Dapat menginstall custom ROM
3.      Dapat melakukan pengaturan untuk memaksimalkan kinerja ponsel.
4.      Dapat Uninstall Aplikasi Bawaan Pabrik (Aplikasi Asli)
Kesimpulan:
Proses Root Android berguna untuk membuka akses ke sistem Android. Keuntungan root Android secara garis besar adalah memiliki kontrol penuh terhadap handphone. Kontrol penuh tersebut bila tidak dilakukan secara hati-hati dapat menyebabkan kerusakan sistem. Jadi, jika Anda masih merasa puas atau cukup dengan kemampuan serta fasilitas handphone Android yang dimiliki, maka proses root sebaiknya tidak usah dilakukan. Jika handphone sudah di root maka akan menu baru yaitu Superuser.
                                      
CUSTOM ROM
Pengertian Custom ROM
Kata custom ROM atau CusROM tentu tidak asing lagi bagi anda pengguna android, berbagai developer menyediakan custom ROM sehingga anda dapat mengganti ROM anda, ROM – Read Only Memory adalah tempat penyimpanan data (dalam bahasan ini file sistem) yang berbentuk Chip-IC. Jadi secara umum baik Stock ROM maupun Custom ROM bisa diartikan  sebuah file sistem yang berbentuk software-firmware yang letaknya di IC ROM perangkat (analogi fungsinya seperti IC BIOS pada Komputer-mengatur semua peripheral pada mainboard dengan menggunakan Kernel sebagai akses utama) yang kemudian dimodifikasi sedemikian rupa agar lebih bisa apa saja sesuai keinginan, tentunya tetap berbasis versi firmware asli/Stock ROM dari perangkat keluaran pabrik atau vendor tersebut. Secara teknis file sistem dalam Stock ROM perangkat diambil-download oleh Custom Developer dari pihak ketiga untuk dimodifikasi mereka sesuai keinginan, selanjutnya ditanamkan lagi keperangkat tersebut atau keperangkat lain yang support melalui metode flashing.
Tujuan Custom ROM
Tujuan pembuatan Custom ROM adalah untuk mengubah dan atau menambah fitur dari firmware perangkat Android sehingga mempunyai kemampuan, keandalan serta kinerja-performance melebihi dari apa yang sudah ditawarkan oleh firmware asli-nya.

Keuntungan & Kerugian Custom ROM
Keuntungan Custom ROM adalah:
- Ada berbagai macam pilihab custom ROM
-Feedback kepada pengembang custom ROM semudah mengirimkan pesan pada sebuah forum komunitas online dan menghasilkan cara yang lebih efisien dalam menangani laporan atas adanya bug.
-Peningkatan kinerja dan optimasi pada kinerja ponsel melebihi framware asli bawaan pabrik.
- Pemberitahuan update yang lebih cepat
- Memaksimalkan penggunaan memori SD Card eksternal sebagai tempat menyimpan Aplikasi karena semua aplikasi meskipun bawaan pabrik dapat di pindah ke memori SD, karena pada umumnya memori internal bawaan handphone terlalu minim.
- Restriksi yang ada pada stock ROM menghilang, sehingga anda dapat mengakses system dengan lebih leluasa.
- Ada beberapa Custom ROM yang menawarkan firmware hemat baterai, jadi baterai pada smartphone menjadi sedikit lebih hemat.
-Ada beberapa Custom ROM yang menawarkan fitur Over Clocking, Under Volting dan lain-lain yang terintegrasi , sehingga akses aplikasi perangkat lebih cepat atau sesuai kebutuhan anda
-Dimungkinkannya user atau pengguna untuk root akses-Rooted ke perangkat serta memudahkan Install Aplikasi tanpa menuju Play Store Android.

Kerugian Custom ROM adalah:
- Banyak custom ROM yang memiliki banyak bug saat pertama rilis, dan menginstal custom ROM dengan kondisi seperti ini bisa mengakibatkan perangkat Android Anda kehilangan file atau corrupt critical files hingga mati total.

- Beberapa Custom ROM malah dapat menjadi masalah pada perangkat anda (bug).

- Ada beberapa custom ROM yang dalam beberapa kasus diambil dari ROM perangkat Android lain, bisa mengakibatkan suatu fitur tidak berfungsi dengan benar sehingga fungsi beberapa bagian perangkat akan hilang atau tidak bisa digunakan setelah anda menginstall beberapa jenis ROM yang dimodifikasi tersebut, tidak sebelum anda menggunakan firmware asli atau Stock ROM.

- Garansi ponsel akan hilang setelah melakukan Custom ROM

- Apabila terjadi sedikit kesalahan maka perangkat bisa menjadi mati total (Matot)

Contoh gambar handphone yang sudah di Custom ROM menggunakan CusROM CyanogenMod
                                   








SUMBER





http://maxiandroid.blogspot.com/2012/04/apakah-custom-rom-android.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar