OPERASI SISTEM ANDROID
FTIK (Teknik Informatika)
Mata Kuliah Pengantar
Teknologi Informasi
Disusun:
Panji Narisworo /
G.211.12.0161 / TI
Johansyah / G.211.12.0163 /
TI
Dinno Anjyo Pangestikomas /
G.211.12.0169/ TI
Daftar
isi
- Pengertian Custom ROM
- Tujuan Custom ROM
- Keuntungan & Kelebihan Custom
ROM
|
Pengertian Android
Android adalah sistem operasi
yang berbasis Linux untuk telepon
seluler seperti telepon pintar dan
komputer
tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang
untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti
bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang
membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android,
dibentuklah Open Handset Alliance,
konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi,
termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile,
Samsung dan Nvidia.
Lisensi Apache Di dunia ini terdapat dua jenis
distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari
Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas
distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset
Distribution (OHD).
Sejarah
Kerjasama
dengan Android Inc.
Pada Juli 2005, Google bekerjasama dengan Android Inc.,
perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika
Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di
antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak
yang menganggap fungsi Android Inc sebagai operasi seluler biasa. Di perusahaan
Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat
seluler yang didukung oleh kernel Linux.
2007-2008: Produk awal
Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google
mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon
pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem
operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan
tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung
dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi
oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony
Ericsson, Toshiba Corp,
dan Vodafone Group
Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan
produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang
merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan
berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
22 Oktober 2008 branch HTC Dream merilis telepon selular
pertama yang memakai sistem operasi Android. Pada akhir tahun 2009 diperkirakan
di dunia ini paling sedikit terdapat 18-19 jenis telepon seluler yang
menggunakan system operasi Android.
Android versi
1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android
versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice
search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan
pemberitahuan email. Seperti
layaknya handphone biasa yang belum di dukung berbagai macam fitur.
Android versi
1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google merilis kembali telepon
seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan
versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa
fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan
modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan
gambar ke Picasa
langsung dari telepon dengan mudah, dukungan Bluetooth
A2DP sehingga transfer dan terima file bisa lebih cepat dari versi sebelumnya,
kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar yang
memungkinkan pengguna tidak mudah bosan menggunakan OS ini, dan keyboard pada
layar yang dapat disesuaikan dan di atur dengan sistem.
Android versi
1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan
proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai
indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang
memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder
dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO,
802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak;
teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel
lainnya; pengadaan resolusi VWGA.
Android versi
2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android
dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware,
peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5,
daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital
Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Android versi
2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan.
Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain
dukungan Adobe Flash 10.1,
kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat dari versi
sebelumnya, intergrasi V8 JavaScript
engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada
browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portable
yang mampu berbagi wifi kepada perangkat lain, dan kemampuan auto update dalam
aplikasi Android Market. Dan di versi inilah android mulai beredar banyak di
kalangan pasar terutama pasar Indonesia.
Android versi
2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread)
diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini
antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming) sehingga lebih nyaman
menggunakan game pada OS ini, peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka
(User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio
baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan
kemampuan Near
Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang
lebih dari satu.
Android versi
3.0/3.1 (Honeycomb)
Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar.
Terutama di rancang khusus untuk tablet. User Interface pada Honeycomb juga berbeda
dari Android versi 2.3 karena sudah didesain khusus untuk tablet. Honeycomb
juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware)
untuk grafis.
Android versi
4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
Dirilis pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur
Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru yaitu membuka kunci
dengan pengenalan wajah (facelock), jaringan data pemantauan penggunaan dan
kontrol, terpadu kontak jaringan social seperti facebook dan twitter, perangkat
tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan
menggunakan NFC.
Android versi
4.1 (Jelly Bean)
Android ini ada berbagai macam penambahan fiitur-fitur baru
diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang
baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat dan dapat
mengembalikan data atau file yang tidak sengaja terhapus. Google Now memberikan
informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah
dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan
olahraga.
Fitur
Fitur yang tersedia di Android adalah:
- Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia. Misal dapat install atau uninstal aplikasi.
- Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
- Grafik: dapat membuat grafik 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
- SQLite: untuk penyimpanan data.
- Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,
AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
- GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
- Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)
- Quickoffice yang dapat membuka dan membuat tugas tugas seperti Ms.Word, Ms.Power Point, dll.
Cara Instal OS
Android
Langkah-langkah:
- Ekstrak File Zip Android SDK (Misal belum punya silahkan download aja di Google banyak), kemudian jalankan file SDK MANAGER.EXE.
- Akan keluar Jendela Command, tunggu beberapa saat maka aplikasi akan keluar.
- Disana kita bisa melihat beberapa Nama-nama Android yang sudah di update, pilih salah satu jenis Android yang ingin anda coba ( Coba salah satu karena tidak bias di jalankan bersamaan sekaligus). Kemudian klik Install Package.
- Tunggu beberapa saat, proses download paket Android yang di pilih sedang berjalan. Jika proses installasi telah selesai, maka akan muncul beberapa pemberitahuan yang memberitahukan bahwa Installasi telah selesai di download.
- Pilih menu Tools > Manages AVDs. Maka akan keluar Android Virtual Device Manager. Klik New pada pilihan di kanan, kemudian atur dan isi kolom sesuai dengan Jenis Android yang di pilih tadi di awal.
- Klik sekali pada nama device yang baru di buat lalu klik menu START.
- Setelai selesai maka anda bisa melihat tampilan Jenis Android yang ada pilih tadi, pada gambar di bawah ini saya mencoba menggunakan Android 2.3.6.
Keunggulan Android
1. Keterbukaan
Android memberikan akses ke fungsi dasar perangkat mobile
menggunakan standar panggilan ke API.
2. Penghancuran perbatasan
Anda dapat menggabungkan informasi dari Internet ke dalam
telepon, seperti informasi kontak, atau data pada lokasi geografis untuk
mendapatkan kesempatan baru.
3. Kesamaan aplikasi
Dapat berbagi aplikasi dengan perangkat lain tetapi OS yang
di pakai harus sama menggunakan Android
4. Cepat dan mudah perkembangan
Dalam SDK memiliki semua yang anda butuhkan untuk membuat
dan menjalankan aplikasi Android, termasuk simulator ini instrumen, dan alat
debugging maju.Google mengibaratkan Android sebagai sebuah tumpukan software.
Setiap lapisan dari tumpukan ini menghimpun beberapa program yang mendukung
fungsi-fungsi spesifik dari sistem operasi.
Berikut ini susunan dari lapisan – lapisan tersebut jika di
lihat dari lapisan dasar hingga lapisan teratas :
a. Linux Kernel
Tumpukan paling dasar pada arsitektur Android ini adalah
kernel.
b. Android Runtime
Lapisan setelah Kernel Linux adalah Android Runtime.Android
Runtime ini berisi Core Libraries dan Dalvik Virtual Machine. Core Libraries
mencakup serangkaian inti library Java, artinya Android menyertakan satu set
library-library dasar yang menyediakan sebagian besar fungsi-fungsi yang ada
pada library-library dasar bahasa pemrograman Java.
c. Libraries
Sama dengan Android Runtime, Android juga menyertakan satu
set library- library dalam bahasa C/C++ yang digunakan oleh berbagai komponen
yang ada pada sistem Android.
d. Application Framework
Lapisan selanjutnya adalah application framework, untuk
mencakup program dan untuk mengatur fungsi-fungsi dasar smartphone. Application
Framework merupakan serangkaian tool dasar seperti alokasi resource
smartphone, aplikasi telepon, pergantian antar – proses atau program, dan
pelacakan lokasi fisik telepon.
e. Application
Aplikasi merupakan lapisan paling atas dari keunggulan
Android. Di lapisan inilah dapat menemukan fungsi dasar smartphone seperti
contoh: menelepon dan mengirim pesan singkat(SMS), menjalankan web browser,
mengakses daftar kontak, dll. Bagi rata-rata pengguna, lapisan inilah yang
paling sering mereka akses.
KELEBIHAN & KELEMAHAN ANDROID
Kelebihan Handphone Android
- Multitasking – ponsel Android bisa menjalankan berbagai aplikasi, itu artinya Anda bisa bermain game, dengerin lagu, facebookan,dan browsing.
- Kemudahan dalam Notifikasi – Setiap ada SMS, Email,notifikasi facebook atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tak ketinggalan Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
- Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Play Store. Kalau Anda senang install aplikasi ataupun games, lewat Play Store Anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang siap untuk Anda download di ponsel Android.
- Pilihan Ponsel yang beranekaragam
- Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – tak puas dengan tampilan standar Android, jangan khawatir ada banyak Costum ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android. Dengan syarat HP harus sudah di Root(jadi tidak mudah bosan menggunakan HP kalian).
- Widget –bisa dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah yang ada di homescreen.
- Google – Terhubung dengan layanan Google sehingga dapat mengecek email dengan mudah dan cepat.
Kekurangan Handphone Android
- Koneksi Internet yang terus menerus – Dengan koneksi internet yang terus menerus maka handphone jadi boros baterai sehingga akan sering melaukan charge ke handphone, tetapi untuk versi Android 2.2 ke atas koneksi internet bisa di setting dengan mengaktifkan atau menonaktikan nya.
- Dengan tidak mengaktifkan koneksi internetnya maka HP menjadi seperti HP biasa yang hanya bias untuk mengirim/menerima pesan dan menelepon serta di telpon saja.
- Iklan – Setiap menjalankan sebuah aplikasi maka akan muncul berbagai macam iklan apalagi dengan mengaktifkan koneksi internet nya.
- Boros baterai karena setiap aplikasi yang di jalankan, sinyal, RUM yang digunakan akan menggunakan daya baterai. Apalagi sinyal di Indonesia yang belum stabil maka baterai akan mudah habis karena untuk mempertahankan sinyal agar tetap stabil.
ROOT
Fungsi root Android adalah untuk memberi hak penuh kepada pengguna
Android untuk dapat masuk ke sistem Android. Dengan melakukan Root, pengguna
dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file-file atau data-data yang
terletak pada sistem Android yang bila dalam keadaan standar (belum root)
file-file tersebut tidak dapat di akses. Bila dianalogikan sistem operasi
komputer Windows, fungsi root Android adalah memberikan hak administrator
kepada pengguna.Dengan melakukan root Android tidak serta merta akan menaikkan performa atau kemampuan ponsel Android. Rooting Android sama seperti “membuka pintu” bagi Anda untuk mengembangkan sistem operasi ini.
Kenapa pengembang sistem operasi Android tidak memberikan akses root sejak awal?
Hal ini bertujuan untuk melindungi sistem operasi Android secara keseluruhan. Jika pengguna secara tidak sengaja maupun sengaja mengubah atau menghilangkan satu atau beberapa file sistem, maka dapat menyebabkan kinerja handphone atau tablet menjadi tidak stabil, rusak dan yang paling parah brick atau handphone tidak dapat menyala (Mati Total), oleh karena itu pengembang Android membatasi akses ke file sistem.
Kelebihan Dan Kekurangan Root Android
Kekurangan Root Android:
1.
Garansi handphone hilang
2. Mudah terserang virus
Keuntungan Root Android:
1.
Dapat Menginstall Aplikasi yang Membutuhkan
Akses Root
2.
Dapat menginstall custom ROM
3.
Dapat melakukan pengaturan
untuk memaksimalkan kinerja ponsel.
4.
Dapat Uninstall Aplikasi Bawaan
Pabrik (Aplikasi Asli)
Kesimpulan:Proses Root Android berguna untuk membuka akses ke sistem Android. Keuntungan root Android secara garis besar adalah memiliki kontrol penuh terhadap handphone. Kontrol penuh tersebut bila tidak dilakukan secara hati-hati dapat menyebabkan kerusakan sistem. Jadi, jika Anda masih merasa puas atau cukup dengan kemampuan serta fasilitas handphone Android yang dimiliki, maka proses root sebaiknya tidak usah dilakukan. Jika handphone sudah di root maka akan menu baru yaitu Superuser.
CUSTOM ROM
Pengertian Custom ROM
Kata custom ROM
atau CusROM tentu tidak asing lagi bagi anda pengguna android, berbagai
developer menyediakan custom ROM sehingga anda dapat mengganti ROM anda, ROM –
Read Only Memory adalah tempat penyimpanan data (dalam bahasan ini file sistem)
yang berbentuk Chip-IC. Jadi secara umum baik Stock ROM maupun Custom ROM bisa
diartikan sebuah file sistem yang berbentuk software-firmware yang
letaknya di IC ROM perangkat (analogi fungsinya seperti IC BIOS pada
Komputer-mengatur semua peripheral pada mainboard dengan menggunakan Kernel
sebagai akses utama) yang kemudian dimodifikasi sedemikian rupa agar lebih bisa
apa saja sesuai keinginan, tentunya tetap berbasis versi firmware asli/Stock
ROM dari perangkat keluaran pabrik atau vendor tersebut. Secara teknis file
sistem dalam Stock ROM perangkat diambil-download oleh Custom Developer dari
pihak ketiga untuk dimodifikasi mereka sesuai keinginan, selanjutnya ditanamkan
lagi keperangkat tersebut atau keperangkat lain yang support melalui metode
flashing.
Tujuan
Custom ROM
Tujuan
pembuatan Custom ROM adalah untuk mengubah dan atau menambah fitur dari
firmware perangkat Android sehingga mempunyai kemampuan, keandalan serta kinerja-performance
melebihi dari apa yang sudah ditawarkan oleh firmware asli-nya.
Keuntungan Custom ROM adalah:
- Ada berbagai macam pilihab custom ROM
-Feedback
kepada pengembang custom ROM semudah mengirimkan pesan pada sebuah forum
komunitas online dan menghasilkan cara yang lebih efisien dalam menangani
laporan atas adanya bug.
-Peningkatan
kinerja dan optimasi pada kinerja ponsel melebihi framware asli bawaan pabrik.
- Pemberitahuan
update yang lebih cepat
- Memaksimalkan
penggunaan memori SD Card eksternal sebagai tempat menyimpan Aplikasi karena
semua aplikasi meskipun bawaan pabrik dapat di pindah ke memori SD, karena pada
umumnya memori internal bawaan handphone terlalu minim.
- Restriksi
yang ada pada stock ROM menghilang, sehingga anda dapat mengakses system dengan
lebih leluasa.
- Ada beberapa
Custom ROM yang menawarkan firmware hemat baterai, jadi baterai pada smartphone
menjadi sedikit lebih hemat.
-Ada beberapa
Custom ROM yang menawarkan fitur Over Clocking, Under Volting dan lain-lain
yang terintegrasi , sehingga akses aplikasi perangkat lebih cepat atau sesuai
kebutuhan anda
-Dimungkinkannya
user atau pengguna untuk root akses-Rooted ke perangkat serta memudahkan
Install Aplikasi tanpa menuju Play Store Android.
Kerugian Custom ROM adalah:
- Banyak
custom ROM yang memiliki banyak bug saat pertama rilis, dan menginstal custom
ROM dengan kondisi seperti ini bisa mengakibatkan perangkat Android Anda
kehilangan file atau corrupt critical files hingga mati total.
- Beberapa
Custom ROM malah dapat menjadi masalah pada perangkat anda (bug).
-
Ada beberapa custom ROM yang dalam beberapa kasus diambil dari ROM perangkat
Android lain, bisa mengakibatkan suatu fitur tidak berfungsi dengan benar
sehingga fungsi beberapa bagian perangkat akan hilang atau tidak bisa digunakan
setelah anda menginstall beberapa jenis ROM yang dimodifikasi tersebut, tidak
sebelum anda menggunakan firmware asli atau Stock ROM.
-
Garansi ponsel akan hilang setelah melakukan Custom ROM
-
Apabila terjadi sedikit kesalahan maka perangkat bisa menjadi mati total
(Matot)
Contoh
gambar handphone yang sudah di Custom ROM menggunakan CusROM CyanogenMod
SUMBER
http://maxiandroid.blogspot.com/2012/04/apakah-custom-rom-android.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar